Praktikum 4: Konfigurasi dan Simulasi Modul Keuangan
Indikator: konfigurasi dan simulasi modul keuangan. Pajak, harga pokok penjualan, dan perubahan persediaan akibat penjualan diabaikan sesuai soal.
Tahap 1: Konfigurasi Akun
| Akun | Jenis | Saldo normal | Fungsi dalam skenario |
|---|---|---|---|
| Kas | Aset | Debit | Uang tunai/bank, bertambah saat terima uang |
| Piutang Usaha | Aset | Debit | Tagihan ke pelanggan dari penjualan kredit |
| Persediaan | Aset | Debit | Bahan baku yang dibeli (metode persediaan) |
| Utang Usaha | Kewajiban | Kredit | Kewajiban ke pemasok dari pembelian kredit |
| Modal | Ekuitas | Kredit | Lawan akun Kas untuk saldo awal |
| Penjualan | Pendapatan | Kredit | Pendapatan saat produk terjual |
| Beban Operasional | Beban | Debit | Biaya operasional yang dibayar tunai |
Catatan konfigurasi
Soal meminta "Persediaan atau akun pembelian yang sesuai dengan sistem". Di sini dipakai metode persediaan (perpetual), jadi pembelian bahan baku langsung masuk akun Persediaan. Jika aplikasi memakai metode periodik, ganti dengan akun Pembelian.
Tahap 2: Input Transaksi
Nilai di bawah sudah diisi sesuai soal. Ubah angkanya jika dosen memberi data berbeda, hasil akan dihitung ulang otomatis.
Data Transaksi
Tahap 3: Pemeriksaan Hasil
Laporan Jurnal
| No | Akun | Debit | Kredit | Alasan pemilihan akun |
|---|
Saldo Akhir
| Akun | Perhitungan | Saldo |
|---|
Neraca Saldo
| Akun | Debit | Kredit |
|---|
Tahap 4: Pengujian Kesalahan
Skenario: salah satu pembayaran (transaksi 2, pembayaran utang pemasok) tercatat dua kali karena kesalahan pengguna. Coba ketiga tombol secara berurutan dan perhatikan perubahan tabel di atas.
Penjelasan
| Langkah | Uraian |
|---|---|
| Menemukan transaksi terduplikasi | Bandingkan saldo kas dan utang di buku besar dengan bukti pembayaran/mutasi bank. Pada laporan jurnal, dua entri bernilai sama, tanggal sama, dan merujuk dokumen yang sama muncul berurutan. |
| Dampak terhadap saldo | Kas dan Utang Usaha sama-sama lebih kecil dari seharusnya sebesar nilai pembayaran. Total aset dan kewajiban menjadi understated, tetapi neraca saldo tetap seimbang, sehingga kesalahan ini tidak terdeteksi hanya dengan melihat keseimbangan debit-kredit. |
| Prosedur koreksi | Jangan hapus entri. Buat jurnal pembalik: Debit Kas / Kredit Utang Usaha sebesar nilai pembayaran ganda, dengan referensi ke jurnal yang salah dan keterangan "koreksi pencatatan ganda". |
| Bukti dapat ditelusuri | Entri salah, entri pembalik, dan keterangannya sama-sama tetap ada di laporan jurnal dan buku besar, lengkap dengan pembuat dan waktu pencatatan (log audit). |
Hubungan Transaksi dengan Perubahan Saldo
| Transaksi | Kas | Piutang | Persediaan | Utang | Penjualan | Beban |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1. Beli kredit | - | - | naik | naik | - | - |
| 2. Bayar utang | turun | - | - | turun | - | - |
| 3. Jual kredit | - | naik | - | - | naik | - |
| 4. Terima piutang | naik | turun | - | - | - | - |
| 5. Bayar biaya | turun | - | - | - | - | naik |
Transaksi 3 menaikkan Penjualan walaupun belum ada uang masuk, karena pendapatan diakui saat penjualan terjadi (basis akrual). Uang baru masuk ke Kas pada transaksi 4 dan hanya mengubah komposisi aset (Piutang turun, Kas naik), bukan pendapatan.
Riwayat Simulasi (Terhubung Database)
Bukti yang Dikumpulkan
- Pengaturan akun (Tahap 1)
- Bukti input transaksi (Tahap 2)
- Laporan jurnal dan neraca saldo (Tahap 3)
- Hasil perhitungan saldo (tabel saldo akhir)
- Bukti koreksi kesalahan dan penjelasannya (Tahap 4)